Ayat AlQuran tentang Kehidupan setelah Mati

Setiap yang bernyawa pasti mati
Mengapa Rasa takut mati ada ?
Sesuatu yang wajar dialami setiap orang.

Perasaan itu dibutuhkan setiap orang agar selalu waspada dan hati hati dalam bekerja atau dimanapun berada.





Rasa takut mati membuat seseorang mengemudikan mobil, motor, pesawat, dan bekerja dengan hati-hati dan
selalu memperhatikan unsur keselamatan kerja.

Namun rasa takut mati yang berlebihan dan tidak wajar
bisa amat mengganggu aktivitas kita sehari hari.

Tinggal dirumah takut tertimpa kayu atau balok,
berjalan keluar rumah takut dibunuh orang atau tertabrak mobil,
naik kendaraan takut celaka, naik pesawat takut jatuh,
naik kapal laut takut tenggelam,

Ini gambaran hidup selalu dihantui rasa takut yang terus menerus menghantui fikiran seseorang yang harus banyak belajar tentang Hakekat Hidup sesungguhnya

Baru mempelajari proses kematian
Sebelum memaknai Kematian
Perjalanan usia 
Kematian adalah hal yang wajar tidak perlu ditakuti
karena setiap orang pasti akan mengalami nya.

Ayat AlQuran tentang Kehidupan setelah Mati

Dalam surat Al Anbiya’ ayat 35 Allah mengingatkan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian.

Setiap saat kita selalu melihat orang yang mengalami kematian disekitar kita.
Sampai saat ini kita juga belum pernah menemukan orang yang tetap hidup abadi selamanya sejak zaman nabi Adam sampai sekarang ini.

Ada tiga saat penting yang harus selalu kita ingat selama hidup kita, yaitu saat kita dilahirkan,
diwafatkan dan dibangkitkan kelak dihari berbangkit.

Sebagaimana ucapan nabi Isa didalam surat Maryam ayat 33 :
33.

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan , pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”
Saat kelahiran sudah kita lalui semua, ada orang yang mengenangnya dengan merayakan hari ulang tahun dan lain sebagainya. Saat kita wafat dan dibangkitkan kembali itulah hari yang kita natikan dan pasti akan dialami oleh semua orang.

Setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematiannya. Ada orang yang diwafatkan dalam keadaan sengsara dan tersiksa, mereka mengalami proses sakratul maut yang lama dan menyiksa.
Mereka itulah orang yang mendapatkan Su’ul khotimah (saat kematian yang buruk).

Bacalah ;


Adapula orang yang diwafatkan dengan ringan dan mudah, mendapat penghormatan dari manusia dan malaikat dilangit.
Mereka itulah orang yang mendapatkan husnul khotimah (saat kematian yang baik) .
Banyak orang yang amat takut menghadapi datangnya kematian,
karena mereka tidak mengerti tentang berbagai hal yang ada disekitar kematian itu.


Apakah yang terjadi sesudah kematian ?
betulkah ada kehidupan sesudah kematian ?
bagaimana keadaan kita sesudah kematian itu ?

Semua itu merupakan tanda tanya yang gelap ,
karena belum pernah ada orang yang bangkit dari kematian untuk menceritakan apa yang mereka alami dialam sana.


Kalau kita mengerti dan paham apa yang ada disekitar kematian itu
niscaya kita tidak akan mengalami rasa takut yang berlebihan.
Saya banyak menerima telepon dari orang orang yang mengalami ketakutan berlebihan terhadap kematian. Ada seorang ibu yang bercerita bermula dari dia membaca artikel tentang tanda 100 hari datangnya kematian.


Dari beberapa tanda itu dirasa ada yang sesuai dengan dirinya,
sejak itu ia terus dihantui oleh datangnya kematian itu. Ia amat takut , perasaan itu selalu menghantuinya kemana saja dia pergi sehingga terasa amat menggangu aktivitas sehari harinya.

 Rasa takut yang berlebihan itu biasanya dihembuskan oleh setan dari golongan jin yang menimbulkan rasa was was didalaml hati dan fikiran.
Allah telah memerintahkan kita untuk berlindung kepada Nya dari bisikan seperti itu sebagaimana disebutkan didalam surat An Naas

Katakanlah:
“Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia
2. Raja manusia
3. Sembahan manusia
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia
Orang yang mengalami gangguan bisikan dari setan golongan jin ini biasanya memiliki rasa takut mati yang amat berlebihan,
kadangkala panik sendiri dan minta selalu ditemani.
Dia takut ditinggal sendiri.
Tentu saja ini sangat merepotkan keluarganya yang harus mendampingi orang tersebut setiap saat.
Jika ditinggal sendiri dia akan heboh kadangkala berteriak ketakutan. Saya pernah kedatangan seorang bapak yang mengalami rasa takut mati yang berlebihan seperti itu.
Dia tidak bisa ditinggal sendiri sehingga merepotkan istri maupun anak anaknya yang harus selalu hadir didekatnya setiap saat.
Jika ditinggal sendiri dia akan berteriak histeris.
Saya sarankan padanya untuk meminum air putih yang sudah dirukyah setiap pagi dan sore hari
seperti dicontohkan pada artikel AIR PUTIH MEMUSNAHKAN KEKUATAN SIHIR DAN JIN FASIK .
Dibantu juga dengan sering mendengarkan mp3 ayat ayat rukyah. Alhamdulillah rasa cemas dan takutnya bisa berkurang. Untuk menghilangkan rasa takut mati yang berlebih lebihan kita harus memahami segala masalah disekitar kematian itu. Kalau kita tidak paham tentang kematian maka setan akan membangkitkan rasa takut dan was was didalam hati dan fikiran kita

Kematian adalah awal perjalanan panjang yang tiada akhir Kematian merupakan awal perjalanan panjang yang tidak pernah berakhir, dibalik kematian ada kehidupan baru yang kekal dan abadi . Ali bin Abi Thalib mengatakan :” Seluruh manusia tertidur pulas, ketika ajal datang baru mereka sadar” .

Manusia baru menyadari semua itu jika sudah mengalami kematian. Kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan sesudah mati , ketika itu terbuka semua hijab, ketika itu manusia baru menyadari kenyataan hidup yang sebenarnya. Mereka seperti baru bangun tidur.

Mereka bisa melihat dengan jelas mana yang salah dan mana yang benar. Sesudah datang ajal kita akan melalui hari hari yang amat panjang, melalui kehidupan dialam barzakh (kubur), saat datangnya hari kebangkitan dari kubur, masa penantian di padang mahsyar, saat ditimbang semua amal dihari berhisab, saat menyeberang jembatan ashirat menuju taman syurga atau tertinggal didalam neraka, kehidupan abadi di syurga atau di neraka.

 Setelah datang ajal itulah kita baru menyadari betapa singkatnya hidup didunia ini dibandingkan kehidupan akhirat yang akan kita lalui nanti. 

Ketika datang ajal orang yang tidak beriman baru tersadar, bahwa pandangan mereka selama ini keliru mereka berseru minta dikembaikan hidup didunia untuk melakukan kebaikan berbeda dengan yang selama ini mereka lakukan sebagaimana disebutkan didalam surat al mukminun 99-100 : 99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia 100. agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak.
Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan Namun seruan mereka itu hanya sia sia saja, karena tidak mungkin bagi mereka untuk kembali kedunia lagi, dihadapan mereka ada dinding barzakh yang kokoh dan kuat.

Karena itu tidak ada seorangpun manusia sejak zaman nabi Adam sampai sekarang yang berhasil menembus dinding barzakh itu untuk menceritakan keadaan dialam barzakh itu kepada kita. Kematian sesuatu yang pasti, dan tidak bisa dihindari

 Setiap orang pasti akan mengalami kematian , tidak ada satu orangpun yang hidup kekal abadi didunia ini. Karena kematian itu sesuatu yang pasti terjadi, maka tidak sepatutnya kita takut menghadapinya. Membiarkan diri dihantui rasa takut mati yang terus menerus merupakan hal yang sia sia dan hanya akan menyiksa diri . Tidak ada seorangpun yang bisa menghindar dari sergapan malaikat maut. Allah telah mengingatkan itu didalam surat al jumuah 8

 8. Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan Cara yang paling baik adalah kita selalu siap menyambut kedatangan mati itu, karena mati itu bisa datang kapan saja tanpa bisa kita duga terlebih dahulu. Allah telah mengingatkan hal itu didalam surat Al Hasyr 18

 18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan Saat ajal itu sepenuhnya kewenangan Allah, tidak ada yang tahu kapan dan dimana ia akan menemui ajalnya.

 Jika datang saat ajal yang telah ditetapkan Allah maka tidak bisa diundur atau dimajukan sebagaimana disebutkan didalam surat Yunus 49 49. Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah.” Tiap-tiap umat mempunyai ajal .

Apabila telah datang mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). Banyak orang yang mengalami kecelakaan dan ancaman bahaya dari segala penjuru, namun karena belum sampai saat ajalnya ia tetap selamat dari bahaya itu. Banyak pula orang yang berada ditempat yang aman bahkan sedang bersenang senang , ketika datang ajalnya dia tidak dapat menolaknya.

Ada orang yang meninggal ketika sedang bernyayi, berpidato, mengajar, tertawa, pesta, shalat, tidur dan lain sebagainya. Jangan biarkan perasaan takut mati menghantui fikiran anda, itu hanya perbuatan sia sia yang akan menyiksa diri anda.

 Setiap orang pasti akan menemui saat kematian itu, percuma kita lari daripadanya. Kalau sudah datang saatnya dia akan hadir dihadapan kita dalam kondisi apapun. Persiapankan diri untuk menghadapi saat datangnya ajal itu dengan memperbanyak bekal yang akan kita bawa kelak pada kehidupan sesudah mati. Perbaikilah shalat dengan berusaha untuk mengerti dan paham setiap ayat dan kalimat yang dibaca didalam shalat

  • Perbanyak mengerjakan shalat sunah seperti sunah rawatib, shalat malam atau tahajud , dhuha
  • Perbanyak mengerjakan amal kebaikan seperti infak, sedekah, menolong orang lain, jihad dijalan Allah
  • Perbanyak dzikir mengingat Allah dimanapun berada baik ketika berdiri, duduk dan berbaring
  • Jaga diri dari menyakiti orang lain dan meninggalkan hutang harta yang tidak dibayar
  • Perbanyak istighfar untuk membersihkan diri dari berbagai dosa dan kesalahan

Kemudian mintalah pada Allah setiap selesai shalat beberapa hal sebagai berikut


Mohon Agar diwafatkan dalam husnul khotimah
Dimudahkan menempuh sakratul maut
Dijadikan ikhlas dan ridho meninggalkan kehidupan dunia ini

Mendapat sambutan penghormatan dari seluruh Malaikat ketika menghembuskan nafas terakhir.

Ditempatkan pada tempat terhormat dialam barzakh selama menunggu saat hari kebangkitan.

Dengan mengerjakan beberapa langkah diatas Insya Allah anda akan terbebas dari rasa takut mati yang berlebihan itu.


Masyallah


Semoga bermamfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram