Adab Doa untuk Orang Tua yang sudah meninggal


Adab Doa untuk Orang Tua yang sudah meninggal

Bahagiakan Orang tua yang masih ada, namun jika beliau sudah wafat.
Maka sebagai anak yang berbakti berdo'alah untuk kedua orang tua.

Ada hadist mengatakan seseorang yang telah wafat terputuslah amalannya kecuali 3 perkara yakni ;

  1. Sedekah jariah
  2. Ilmu yang bermamfaat dan
  3. Do'a anak sholeh




Selain itu masih ada pula amalan lain yang bisa kita lakukan sesuai dengan sabda Rasulullah SAW,yaitu dengan ;


  1. Mendoakan dan Memohon Ampunan untuk Kedua Orang Tua Seperti yang di riwayatkan Imam Ahmad dari Abu Hurairah, jadi Rasulullah bersabda :

Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga,

hamba itu kemudian berkata;

 Wahai Rabb, dari mana semua ini? 

maka Allah berfirman;
Dari Istighfar anakmu.

Berdasarkan hadist riwayat di atas kita tahu bahwa seorang anak yang memintakan ampunan untuk kedua orang tuanya dengan cara beristighfar,
maka cara tersebut bisa mengangkat derajat orang tua kita di akhirat.

Adapun bentuk-bentuk doa permohonan ampun lainnya bisa dengan membaca :

 (QS. Nuh : 28) 

 رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ 

 Artinya : Allah Azza Wajalla, ampunilah Aku, ibu bapakku.

lakukan dengan membaca :
 (QS. Al Isra : 24)  

   وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا 

Artinya : Dan ucapkanlah:
Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. 

Di riwayatkan pula dalam hadist Imam Muslim dari Jubair bin Nufair, ia mengatakan bahwa :
Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang shalatkan jenazah, dan
saya hafal do’a yang beliau ucapkan:
(QS. Ar-Rahman :50)


فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ 

Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir Anda belum mahir membaca Qur'an

Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. 
Bersihkanlah ia dari segala kesalahan,

sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya di dunia dengan rumah yang lebih baik di akhirat. serta gantilah keluarganya di dunia dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik.

Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka.

2. Melakukan apa yang telah di wasiatkan kepada kita

Jadi selama wasiat yang diberikan oleh orang tua kita tidak memerintahkan sesuatu hal yang mengarah pada kemaksiatan atau bertentangan dengan ajaran agama.
Maka kita wajib menunaikannya sebagai bentuk rasa bakti kita kepada orang tua.

Selain itu apabila wasiat itu merupakan amalan yang baik, maka orang tua kita juga bisa mendapatkan amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir meskipun ia sudah meninggal dunia.

 Adapun sebagaimana dalam firman Allah SWT :

 (QS. Al Baqoroh : 180)

 كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِن تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ

لِلْوَالِدَيْنِ وَالأقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوفِ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ 

 Artinya :
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak,
Berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma’ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.

Ada pula seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Ibnu Umar, Nabi Muhammad SAW bersabda :


  • Mendengar dan taat adalah haq (kewajiban) selama tidak diperintah berbuat maksiat.
  • Apabila diperintah berbuat maksiat maka tidak ada (kewajiban) untuk mendengar dan taat.


Jadi beberapa ayat dan hadist di atas memang secara khusus untuk menjalankan wasiat dari kedua orang tua terutama jika wasiat tersebut bersifat amal jariyah.

Tentu selain bisa menambah pahala untuk anaknya juga bisa menjadi pahala yang tidak akan terputus bagi orang tua kita yang sudah meninggal.

3. Menyambung tali silahturahim Orang tua yang sudah meninggal dan berbuat baik pada kerabatnya.

Seperti yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar.
Rasulullah bersabda :

Sesungguhnya kebajikan yang utama ialah apabila seseorang melanjutkan hubungan (silaturrahim) dengan keluarga sahabat baik ayahnya.

Adapun dalam hadist tersebut menjelaskan bahwa kita sebagai anak harus tetap menjaga tali silaturahim kepada kerabat dan teman-teman orang tua di saat masih hidup.
Dan kita harus tetap berbuat baik serta memuliakannya.

Bacalah ;




4. Bersedekah atas nama Orang tua.

Para kaum muslimin sepakat apabila kita sedekah dengan mengatas namakan orang lain, terutama mengatas namakan orang tua kita yang telah meninggal maka pahala itu akan tetap bisa sampai kepadanya.

 Seperti yang telah diriwayatkan oleh Bukhori dari Aisyah R.A bahwa suatu ketika ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata :

Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bersedekah.
Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bersedekah untuknya (atas namanya)?.

Dan Rasulullah-pun menjawab:

Ya, benar, Dari hadist riwayat tersebut sudah jelas jika kita sebagai seorang anak tetap bisa menambah amalan orang tua kita yang telah meninggal.
Salah satunya dengan bersedekah mengatasnamakan orang tua agar pahala itu sampai langsung kepada orang tua kita.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai Adab doa untuk orang tua yang sudah meninggal, agar segala dosa dan kesalahan orang tua kita bisa diampuni oleh Allah Azza Wajalla. dan orang tua kita bisa mendapatkan tempat terbaik di sisinya.

Aamiin Allahuma Aamiin


Semoga kita selalu mendo'akan Orang tua kita yang telah tiada, tidak saja pada hari Jum'at berkah
Namun disetiap Sholat khusuk kita

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ 

 Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:

"Ya Rabb, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".


Aamiin Allahuma Aamiin


Semoga bermamfaat



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram