Pentingnya ILMU sebelum berAmal


Ilmu


Dunia adalah ladang akherat
Setiap muslim beramal
sebaiknya untuk menuai hasil maksimal di akherat.


Akan tetapi dalam praktiknya,
sangat banyak manusia yang membiarkan
melakukan amal siang dan malam,
namun setelah itu,



Dalam sekejap mata bisa
menghapuskan amalan-amalan yang dengan
melakukan syirik.

Ia membakar lembaran-lembaran amal
memenuhi dengan api
Yang sedang tidak menyadarinya.

Ia menyangka,
amalan menguntungkannya selama ini
disimpan rapi disisi Allah Azza Wajalla .

Iapun menyangka,
dia akan memanennya kelak di akherat.
Sementara itu,

Ia terus melakukan kesyirikan hingga akhir hayatnya.

Bacalah ;



Semangat untuk mendasari setiap amal dengan ilmu merupakan cerminan perhatian seseorang terhadap kesempurnaan beramal.

Untuk menunjukkan sikap ini, seorang ulama, yang bernama Sufyan at-Tsauri mengatakan:


إِنْ اسْتَطَعتَ ، أَلَّا تَحُكَّ رَأسَكَ إِلَّا بِأَثَرٍ فَافعَلْ


Jika kamu mampu tidak akan menggaruk kepala kecuali jika ada dalilnya maka lakukanlah


(Al Jami’ li Akhlaq ar Rawi wa Adab as-Sami’, Khatib al-Baghdadi, Mauqi Jami’ al-Hadis: 1/197)


Ulama ini menasehatkan agar setiap amal yang kita lakukan sebisa mungkin didasari dengan dalil.

Sampai-pun dalam masalah kebiasaan kita, atau bahkan sampai dalam masalah yang mungkin dianggap sepele.

Apalagi dalam masalah ibadah. Karena inilah syarat mutlak seseorang dikatakan mengamalkan dalil dengan mengutamakan pentingnya Ilmu sebelum beramal




Nara sumber ;


Semoga bermamfaat, petiklah hikmahnya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram